Senin, 10 September 2012

Pembangunan di Jakarta Butuh Dana Rp 457 Triliun

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI merencanakan enam pembangunan infrastruktur yang ditargetkan akan selesai 10 tahun kedepan. Pembangunan infrastruktur di bidang transportasi massal, penambahan ruas jalan, air minum, air limbah dan pengendalian banjir rob membutuhkan dana sekitar Rp 457 triliun.

Gubernur DKI Fauzi Bowo menjelaskan keenam infrastruktur di bidang transportasi massal adalah pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Transportasi ini akan dibangun dua koridor yaitu koridor Utara-Selatan yang membutuhkan dana sekitar Rp 23 triliun dan koridor Timur-Barat yang membutuhkan dana sekitar Rp 70-80 triliun.


Mengenai penambahan infrastruktur jalan, Pemprov DKI akan membangun enam ruas jalan layang tol yang diperkirakan membutuhan investasi dana sekitar Rp 40-50 triliun. Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jakarta,akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ali Sadikin di Marunda, Jakarta Utara yang membutuhkan dana sebesar Rp 50 triliun.


"Pembangunan infrastruktur di Jakarta 10 tahun kedepan butuh investasi dana yang sangat besar. Jakarta kota yang sangat berpengalaman untuk pembiayaan infrastruktur. Kami tengah menerapkan dua konsep pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui konsep public private partnership atau swasta, dan obligasi daerah," papar Gubernur yang akrab disapa Foke ini, Kamis (30/8/2012).


Infrastruktur selanjutnya yang akan dibangun, lanjutnya, adalah pipanisasi air baku di Jati Luhur dengan nilai investasi sebesar Rp 4 triliun. Lalu pengembangan pengolahan air limbah yang cakupannya sekarang berkapasitas hanya 2,5 persen dari luas wilayah Jakarta menjadi 22,5 persen. Untuk pengembangan infrastrutur pengolahan air limbah ini membtuhkan dana investasi sekitar Rp 40 triliun.


Sedangkan untuk penanganan banjir di kawasan utara Jakarta akibat rob, Pemprov DKI merencanakan membangun giant sea wall atau tanggul laut raksasa yang diprediksi membutuhkan investasi dana antara Rp 150-Rp 200 triliun


http://jakarta.tribunnews.com/2012/08/30/pembangunan-di-jakarta-butuh-dana-rp-457-triliun 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar