Jumat, 13 Juli 2012

Visi dan Misi Jokowi tidak jelas

Seharusnya kita perlu berpikir dua kali sebelum memilih Jokowi. Visi dan misi Jokowi sebenarnya tidak jelas. Belum pernah kita mendengar strategi Jokowi untuk mengatasi kemacetan. Sementara untuk masalah banjir pun Jokowi sebenarnya punya track record yang buruk. Solo sebagai kota yang jauh lebih kecil daripada Jakarta ternyata masih banjir seperti Jakarta. 


Jadi agak terlalu naif mengharapkan Jokowi mampu menyelesaikan masalah Jakarta. Jakarta itu bukan Solo, Jakarta adalah kota metropolitan dan bukan kampung. 

Jika Jokowi terpilih menjadi gubernur DKI maka urbanisasi dari desa ke kota ada kemungkinan akan semakin besar. Jokowi akan terlalu fokus kepada pencitraan diri untuk rakyat kecil. Jokowi tidak punya visi besar untuk membangun kota metropolitan.

Pandangan Fauzi Bowo terhadap masa depan DKI jauh lebih maju daripada Jokowi. Jokowi itu politikus pesolek yang terlalu peduli terhadap pencitraan. Sosok Jokowi adalah ciptaan media. Prestasi nya di Solo tidak sebaik apa yang diperkirakan. Memilih Jokowi untuk menyelesaikan masalah Jakarta bukanlah pilihan yang bijak dan cerdas bagi masyarakat Jakarta.


Foto: Jokowi yg tidak pedulian, dia tdk ikut mendorong mobil

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar