Jumat, 20 Juli 2012

BKT (Banjir Kanal Timur)

Sampai dimana keadaan proyek besar pengendalian banjir ini? Ternyata BKT hampir selesai, akhir 2011 diperkirakan proyek inipun rampung. Saat ini saja BKT telah menjadi obyek yang nyaman untuk ditelusuri sambil bersepeda.






Namun apakah BKT sudah cukup untuk mengatasi banjir di Jakarta yang selalu bertandang saban tahun? Jelas tidak, di tahun 2010 santer terdengar anekdot, “Banjir sudah setinggi kumisnya Foke!”

Foke tanggap, segera bekerja keras turun tangan  sendiri, drainase yang rumit di pusat wilayah bisnis segitiga emaspun akhirnya diselesaikan. Kini tak lagi terdengar ada banjir di sentra bisnis Sudirman- Thamrin- Rasuna said. Cukupkah? Masih belum!

Untuk itu, Pemprov DKI berencana menormalisasi 5 (lima) sungai besar baik itu di keruk ataupun dilebarkan hingga hampir menjadi 20 meter. Kelima sungai besar yang alirannya melewati wilayah DKI itu adalah, Kali Sunter, Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Grogol dan Kali Cipinang.

Kini, Kali krukut di beberapa bagian di wilayah mampang Prapatan dan Kebayoran Baru telah kembali selebar hampir 20 meter sebagaimana keadaan kali itu di Jakarta tempo dulu.




Lalu apa sesungguhnya yang salah dengan si Foke ini, hingga masyarakat Jakarta masih rajin mengeluarkan stigma, “Foke ahli menata kumisnya doank!”


http://www.wartawargaibukota.com/home_/index.php/berita/102-foke-yang-ahli-gagal-apalagi-yang-bloon



Tidak ada komentar:

Posting Komentar