Rabu, 11 Juli 2012

Pemprov DKI: Jokowi Salah Besar Soal Banjir Kanal Timur

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia langsung menanggapi pernyataan calon Gubernur DKI Jokowi soal Kanal Banjir Timur (KBT). Menurutnya salah besar jika pembangunan KBT sama sekali tidak menggunakan anggaran Pemprov DKI.
"Pak Jokowi salah besar kalau mengatakan Pemprov DKI tidak ikut mendanai KBT. Dari total dana pembangunan KBT Rp 4,9 triliun, 52 persen atau sekitar Rp 2,6 triliun berasal dari APBD DKI. Sisanya dari  APBN sebesar Rp 2,3 triliun," ujar Cucu dalam keterangan persnya, Minggu (24/6/2012).
Menurutnya ada pembagian tugas dan tanggung jawab yang tegas antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan Pemprov DKI. Dikatakannya, Pemprov DKI ditugaskan dan bertanggung jawab dalam membebaskan tanah dengan menggunakan dana dari APBD DKI, sedangkan Kementerian Pekerjaan Umum melakukan pengerukan.
"Bagaimana mungkin Pemprov DKI dibilang tidak ikut berperan? Pembebasan tanah adalah bagian tersulit karena penuh dengan konflik sosial karena berhubungan langsung dengan masyarakat," paparnya.
Namun Cucu enggan berkomentar saat ditanya apa ada maksud tertentu dari pernyataan Jokowi mengenai KBT dalam penyampaian visi misinya. "Saya tidak mau berkomentar, sebaiknya tanya yang bersangkutan," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar