Kamis, 12 Juli 2012

Jakarta Sejajar dengan Singapura dan Hongkong


Kemajuan pembangunan di Jakarta dalam beberapa tahun ini, ditambah semakin stabilnya ekonomi, politik, dan keamanan membuat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jakarta tumbuh pesat. Tak heran, Jakarta masuk dalam 10 besar kota yang paling banyak dikunjungi wisman di kawasan Asia Pasifik bersama dengan kota-kota maju lainnya, seperti Singapura dan Hongkong.

Berdasarkan laporan Global Master Card Destination Cities Index 2012, jumlah kunjungan wisman ke Jakarta mencapai 2,8 juta orang. Kota-kota lainnya yang sejajar dengan Jakarta seperti Bangkok, Singapura, Hongkong, Kuala Lumpur, Seoul, Shanghai, Beijing, Taipei, dan Tokyo.

Laporan Master Card ini secara langsung membantah validitas pemberitaan situs CNN yang menyebutkan Jakarta merupakan kota nomor 7 dibenci di dunia,  kata Hasiyana Ashadi, Ketua Association of Indonesia Tour & Travel Agencies (Asita) DKI Jakarta, Selasa (26/6).



sumber: http://cities.masterintelligence.com/


Menurutnya, daya jual Jakarta sebagai destinasi wisata sangat tinggi. Terlihat dari permintaan biro perjalanan luar negeri yang mengharuskan perusahaan travel Indonesia memasukan Jakarta sebagai kota yang harus dikunjungi dalam promosi. Baik biro perjalanan Eropa, Asia, Timur Tengah, selalu meminta Jakarta dimasukkan dalam promosi wisata Indonesia di luar negeri, jelasnya.


Sementara itu, situs perjalanan terbesar di dunia dalam survei TripIndex 2012 memasukan Jakarta sebagai salah satu kota termurah bagi wisatawan di dunia. Jakarta berada di peringkat ke delapan sebagai kota wisata termurah. Cukup mengeluarkan biaya 204,59 Dollar Amerika atau sekitar Rp 1,91 juta, wisman bisa mendapat fasilitas menginap satu malam di hotel bintang empat, makan malam berupa makanan pembuka dan utama, minuman koktail, serta biaya transportasi pulang pergi dengan taksi.

Ketua Umum Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia, Handaka Santosa menambahkan, kemajuan yang dicapai Jakarta telah menempatkan kota ini menjadi salah satu pusat perhatian investor dunia. Salah satu daya tarik Jakarta adalah, prospeknya yang besar untuk menjadi kota wisata belanja. Bahkan investor asing sudah mencium ini, sehingga mereka semakin melirik Jakarta. "Tidak hanya dari Asia, seperti Jepang, Korea dan Cina, investor dari Eropa juga semakin banyak yang ingin masuk ke Jakarta. Mereka juga mengirim konsultannya ke sini, kata Handaka.


Potensi itu semakin besar karena produk-produk Indonesia semakin berkualitas dengan merek terkenal, terutama pakaian, yang menjadikan Jakarta sebagai basis produksi mereka untuk pasar global. Handaka menilai, sejumlah langkah positif yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta membuat prospek Jakarta terus berkembang.

Upaya Pemprov DKI untuk membuat kota Jakarta lebih nyaman cukup terasa, seperti ruang terbuka hijau yang terus bertambah. Pom bensin ditutup lahannya dibuat tanam, Jakarta juga sudah punya Taman Menteng dan banyak lagi, jelasnya.



Taman Menteng
Taman Menteng yg modern



Tidak ada komentar:

Posting Komentar